Home / Aceh Jaya / Pemerintah

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:20 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Aceh Jaya Bentuk Pokja BSAN

mm Redaksi

Peserta Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Kabupaten Aceh Jaya di Aula Bapperida Aceh Jaya, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Jaya

Peserta Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Kabupaten Aceh Jaya di Aula Bapperida Aceh Jaya, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Jaya

Aceh Jaya – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya resmi membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) melalui Keputusan Bupati Aceh Jaya Nomor 100.3.3.3/108/2026 tentang Kelompok Kerja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kabupaten Aceh Jaya Periode 2026–2030.

Pembentukan Pokja tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Bapperida Aceh Jaya, Jumat (19/6/2026), sebagai langkah memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Jaya Jonni Saputra, Kepala Bapperida Aceh Jaya Teuku Khairullah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Jaya H. Asy’ari,  serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait yang tergabung dalam Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kabupaten Aceh Jaya.

Pembentukan Pokja BSAN merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang mengamanatkan pemerintah daerah membentuk kelompok kerja guna mendukung penyelenggaraan budaya sekolah yang kondusif bagi seluruh warga sekolah.

Baca Juga :  Bayi Perempuan Ditinggalkan di Meunasah, Polisi Ungkap Kronologi dan Amankan Pelaku

Pokja ini diharapkan menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Jaya, H. Asy’ari, selaku Koordinator Pokja BSAN, mengatakan pembentukan kelompok kerja tersebut menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada perlindungan dan penguatan karakter peserta didik.

“Budaya Sekolah Aman dan Nyaman bukan hanya berfokus pada pencegahan kekerasan, tetapi juga membangun lingkungan belajar yang sehat, inklusif, berkarakter, serta mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Melalui kolaborasi lintas sektor dalam Pokja ini, kami berharap setiap sekolah mampu menerapkan budaya positif dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga sekolah,” kata Asy’ari.

Baca Juga :  Kemlu: Jurnalis Harus Lawan Misinformasi di Era Pasca Kebenaran

Ia menjelaskan, konsep Budaya Sekolah Aman dan Nyaman mencakup keseluruhan tata nilai, sikap, kebiasaan, dan perilaku yang dibangun di lingkungan sekolah untuk menjamin pemenuhan kebutuhan spiritual, perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis dan keamanan sosiokultural, serta keadaban dan keamanan digital.

Menurutnya, program tersebut bertujuan menciptakan dan menjaga lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.

Sesuai keputusan bupati, Pokja BSAN Kabupaten Aceh Jaya periode 2026–2030 dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Jaya sebagai Ketua Pokja, Kepala Bapperida sebagai Wakil Ketua, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Koordinator.

Keanggotaan Pokja melibatkan berbagai unsur, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Dinas Sosial, DPMPKB, Kementerian Agama, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Aceh Jaya, Majelis Pendidikan Daerah, PGRI, hingga perwakilan kepala sekolah.

Baca Juga :  Sekwan Gelar Gladi Bersih Pelantikan Anggota DPRK Aceh Timur Periode 2024-2029

Pokja memiliki tugas melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan warga sekolah, memfasilitasi peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, menyediakan layanan pengaduan, melakukan pemantauan berkala, serta mengoordinasikan penanganan dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan pendidikan.

Selain itu, Pokja juga memfasilitasi layanan pendampingan berupa konseling, layanan kesehatan, bantuan hukum, advokasi, hingga bimbingan sosial dan rohani sesuai kebutuhan.
Melalui pembentukan Pokja BSAN, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya berharap seluruh satuan pendidikan dapat semakin optimal dalam menerapkan budaya positif, mencegah berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta mewujudkan sekolah yang ramah anak sebagai bagian dari upaya membangun generasi Aceh Jaya yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi

Share :

Baca Juga

Daerah

Dinas Perhubungan Aceh Singkil Peringati Harhubnas

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Raih Penghargaan TPID Terbaik

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Serahkan SK Plt Tiga Jabatan Strategis, Tekankan Efisiensi dan Inovasi

Pemerintah

KIP Pidie, Hari Ini Gelar Pembukaan Pleno Pemilu

Pemerintah

Asisten Sekda Aceh Antar Keberangkatan Ketum dan Sekjend PBNU Kembali ke Jakarta

Internasional

Bahas Stabilitas Politik dan Keamanan Kawasan, Menko Polkam Dampingi Presiden Prabowo di KTT ke-47 ASEAN

Internasional

Presiden Prabowo Beri Arahan soal Strategi Pertahanan

Aceh Barat Daya

Zaman Akli Buka Forum Penyusunan RKPD 2027