Aceh Barat Daya — Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) dari Partai Gerindra, Kasyful Wara, menyoroti kinerja sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dalam Rapat Paripurna DPRK Abdya, Selasa (2/4/2026).
Rapat tersebut membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 serta penyampaian hasil reses anggota dewan.
Dalam rapat itu, Kasyful menyatakan masih ada kelemahan dalam pelaksanaan program pemerintah daerah, terutama terkait keseimbangan antara pembangunan fisik dan nonfisik.
Ia menjelaskan pemerintah daerah mulai menjalankan program peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan ekonomi masyarakat selama lebih dari satu tahun kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli.
“Pemerintah tidak hanya fokus pada infrastruktur. Program peningkatan kualitas SDM dan penguatan ekonomi masyarakat, termasuk UMKM, juga harus berjalan,” kata Kasyful.
Kasyful menilai masyarakat sering belum memahami hasil pembangunan nonfisik karena program tersebut membutuhkan waktu lebih panjang.
Ia menyebut pembangunan fisik menunjukkan hasil secara cepat, sedangkan pembangunan nonfisik membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun atau lebih.
“Pemerintah harus menjelaskan hal ini secara terbuka agar masyarakat tidak salah menilai,” ujarnya.
Kasyful juga menyoroti komunikasi sejumlah SKPK yang belum optimal dalam menyampaikan capaian program.
Ia menegaskan kondisi tersebut berpotensi memicu persepsi negatif terhadap kinerja pemerintah daerah.
“Jika SKPK tidak menyampaikan perkembangan program dengan jelas, masyarakat bisa menganggap tidak ada hasil,” katanya.
Selain itu, Kasyful menilai sebagian kepala SKPK belum menunjukkan inisiatif dalam mencari peluang program dari luar daerah.
Ia meminta kepala SKPK aktif menjalin komunikasi dan melobi program ke pemerintah provinsi maupun pusat.
“SKPK harus menjemput peluang program dan tidak hanya menunggu arahan,” ujarnya.
Kasyful juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap visi dan misi kepala daerah.
Ia menyebut seluruh SKPK harus menerjemahkan visi tersebut ke dalam program kerja yang terarah.
“Program harus sejalan dengan visi pembangunan daerah agar hasilnya maksimal,” kata dia.
Kasyful berharap SKPK meningkatkan kinerja, terutama dalam komunikasi publik, inisiatif program, dan keselarasan kebijakan.
Ia menegaskan pemerintah daerah perlu bekerja lebih responsif untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar












