Home / Advetorial / Banda Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:16 WIB

Tantangan Pencari Kerja di Banda Aceh Kian Kompleks di Tengah Persaingan Ketat

mm Redaksi

Ribuan pencari kerja bersaing untuk mendapatkan kesempatan kerja yang ditawarkan melalui job fair yang dilaksanakan di salah satu Universitas di Banda Aceh baru baru ini. Foto: Dok. Ist

Ribuan pencari kerja bersaing untuk mendapatkan kesempatan kerja yang ditawarkan melalui job fair yang dilaksanakan di salah satu Universitas di Banda Aceh baru baru ini. Foto: Dok. Ist

Banda Aceh – Para pencari kerja di Banda Aceh saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks di tengah persaingan dunia kerja yang kian ketat. Tidak hanya terbatasnya lapangan pekerjaan, banyak lulusan baru juga harus bersaing dengan tenaga kerja berpengalaman untuk mendapatkan posisi yang tersedia.

Sejumlah pencari kerja mengaku kesulitan memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka. Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya jumlah lulusan setiap tahun, sementara peluang kerja di sektor formal belum mampu menyerap seluruh tenaga kerja yang ada.

Baca Juga :  Pesona Teluk Lhok Mamuni, Pantai Eksotik Tersembunyi di Pidie

Irwansyah salah seorang pekerja di Salah satu caffe di Banda Aceh, mengaku bila dirinya merupakan salah seorang lulusan salah satu fakultas ekonomi di Banda Aceh, dua tahun lalu, namun karena keterbatasan biaya dirinya tidak melanjutkan lagi pendidikannya ke jenjang S2 dan memilih untuk bekerja.

“Kebetulan saya mendapat kesempatan untuk bekerja di sini, sebelumnya juga pernah saya mencoba melamar ke beberapa instansi pemerintah dan perusahaan tapi belum berhasil, ” urainya kepada media ini Kamis Pekan lalu.

Baca Juga :  DSI Banda Aceh Gelar Safari Dakwah Sekolah di SMPN 17 untuk Perkuat Akhlak Pelajar

Selain itu, perkembangan teknologi dan digitalisasi juga menjadi tantangan tersendiri. Banyak perusahaan kini menuntut kemampuan tambahan seperti penguasaan teknologi informasi, komunikasi digital, hingga kemampuan bahasa asing.

Sayangnya, tidak semua pencari kerja memiliki keterampilan tersebut.

Di sisi lain, sebagian perusahaan di Banda Aceh masih menerapkan persyaratan pengalaman kerja, bahkan untuk posisi tingkat pemula. Hal ini membuat lulusan baru merasa kesulitan untuk memulai karier mereka.

Baca Juga :  Hari Terakhir Yuk Vote Destinasi Aceh di API Awards 2022, Begini Caranya!

Pengamat ketenagakerjaan menilai perlunya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pelatihan keterampilan, program magang, serta pengembangan usaha kreatif dinilai dapat menjadi solusi untuk mengurangi angka pengangguran di daerah.

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat memperluas peluang investasi dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan agar para pencari kerja di Banda Aceh memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan yang layak. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Tanpa Kembang Api dan Petasan, Malam Tahun Baru 2026 di Banda Aceh Berlangsung Kondusif

Advetorial

Penipuan Berkedok Aktivasi IKD Marak di Banda Aceh, Disdukcapil Imbau Warga Waspada

Banda Aceh

Banda Aceh Raih Peringkat Pertama Monev Keterbukaan Informasi Aceh 2025 dengan Nilai 99,0

Banda Aceh

Wali Kota Illiza Tinjau Perbaikan Jalan A Majid Ibrahim, Ajak Warga Jaga Kebersihan Drainase

Advetorial

Pesona Wisata Pantai Kota Juang Nan Eksotis

Banda Aceh

Ketua Baitul Mal Banda Aceh Ajak Pengusaha Salurkan Zakat Lewat Lembaga Resmi

Advetorial

Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan Kota

Advetorial

Penampilan Seuramoe Reggae Tutup Koetaradja Music Festival