Home / Advetorial / Banda Aceh / Pemko Banda Aceh

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:03 WIB

Perempuan Didorong Ambil Peran Lebih Besar dalam Pembangunan Banda Aceh

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal. Foto: Dok. Istimewa

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam berbagai proses pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan harus diberikan ruang yang lebih luas untuk berpartisipasi, tidak hanya sebagai penerima manfaat program pembangunan, tetapi juga sebagai bagian dari penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Illiza mengatakan berbagai agenda pembangunan yang saat ini dihadapi pemerintah, mulai dari upaya menurunkan angka kemiskinan, menghadapi tantangan perubahan iklim, hingga mempersiapkan generasi unggul di masa depan, membutuhkan kontribusi aktif perempuan.

Menurutnya, penguatan kapasitas perempuan menjadi langkah penting agar mereka mampu mengambil peran yang lebih besar dalam kehidupan sosial maupun pembangunan daerah. Namun, upaya tersebut tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.

Baca Juga :  Dispar Banda Aceh Gelar Diseminasi Peta Jalan Ekonomi Kreatif 2025–2029

“Ketika kita berbicara tentang menurunkan angka kemiskinan, bagaimana menghadapi isu perubahan iklim, dan bagaimana menyiapkan generasi yang unggul serta berkualitas, maka memperkuat solidaritas dan kapasitas perempuan menjadi hal yang penting. Semua itu harus dibangun melalui kolaborasi,” kata Illiza.

Perempuan-perempuan Banda Aceh mengikuti kegiatan pelatihan kepemimpinan. Foto: Dok. Istimewa

Ia menilai perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing. Karena itu, pemberdayaan perempuan harus terus diperkuat agar mampu menjawab berbagai tantangan yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga :  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Menggelar Kampanye Membaca di Aceh Tengah

Menurut Illiza, semakin banyak perempuan yang terlibat dalam proses pembangunan, semakin besar pula peluang untuk menciptakan solusi yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Perempuan perlu diberdayakan sebagai penggerak perubahan. Dengan kolaborasi yang dibangun secara luas, berbagai rintangan dan tantangan dapat kita ubah menjadi peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Illiza menyatakan akan terus mendorong pendekatan pembangunan yang inklusif dan responsif gender di Banda Aceh. Langkah tersebut dilakukan agar perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat dalam berbagai proses pembangunan.

Baca Juga :  Museum Tsunami Gelar Seminar Kajian Kebencanaan, Ini Pesan Almuniza

Ia menegaskan keterlibatan perempuan harus dimulai sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program pembangunan. Dengan demikian, perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.

“Insya Allah saya berkomitmen untuk mendorong perempuan sebagai motor penggerak dalam kolaborasi dan pembangunan Kota Banda Aceh melalui pendekatan yang inklusif dan responsif gender. Perempuan harus hadir, berdaya, dan terlibat sejak perencanaan hingga pelaksanaan,” kata Illiza.

Menurutnya, keterlibatan aktif perempuan akan menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Banda Aceh yang lebih adil, partisipatif, dan berkelanjutan. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Advetorial

Kasus TBC Masih Tinggi, Banda Aceh Perkuat Sistem Kesehatan Lewat Program RSSH

Pemko Banda Aceh

Angka Stunting Ditargetkan Turun, Banda Aceh Fokus 1.000 Hari Pertama Kehidupan

Banda Aceh

Dispersip Banda Aceh Hadirkan Perpustakaan Keliling di CFD, Tingkatkan Minat Baca Warga

Banda Aceh

SAFE Gen-A Tingkatkan Kesadaran P3K Siswa SMA Al-Athiyah

Advetorial

Jelang Idul Adha, Illiza Serahkan Bantuan Sembako Kepada Difabel

Advetorial

7 November Firefly Layani Rute Penang – Banda Aceh, Almuniza: Kami Siap Sukseskan!

Banda Aceh

Serap Aspirasi Warga Dapil III, Hj. Efiaty Gelar Reses Sekaligus Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat Syiah Kuala

Advetorial

Inflasi Banda Aceh Mulai Melandai, Pemko Andalkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Warga