Home / Parlementaria

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:14 WIB

Ketua DPRA Minta Semua Pihak Satu Suara Kawal Revisi UUPA

mm Redaksi

Ketua DPRA Zulfadhli bersama Sekda Aceh Muhammad Nasir dalam rapat pembahasan UUPA. Foto: Dok. Istimewa

Ketua DPRA Zulfadhli bersama Sekda Aceh Muhammad Nasir dalam rapat pembahasan UUPA. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Ketua DPRA Zulfadhli menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen Aceh dalam mengawal revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang saat ini tengah dibahas untuk masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

Pernyataan itu disampaikan Zulfadhli saat memberikan apresiasi terhadap peran Forum Bersama (Forbes) Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh yang dinilai aktif memperjuangkan berbagai kepentingan Aceh di tingkat nasional, khususnya terkait revisi UUPA.

Baca Juga :  Di Aceh Jaya, Anggota DPR RI Upayakan Perbaikan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat

“Kita sedang menggodok revisi UUPA di Aceh, dan mereka sangat berperan di DPR RI serta memberikan perhatian besar terhadap Aceh. Peran Forbes Aceh sangat luar biasa karena mereka peduli terhadap kepentingan daerah,” kata Zulfadhli yang akrab disapa Abang Samalanga.

Menurutnya, dukungan dan komunikasi yang terbangun antara pemerintah daerah, DPRA, serta wakil Aceh di tingkat pusat menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Aceh dalam pembahasan revisi regulasi tersebut.

Baca Juga :  Gelontorkan Anggaran Rp 6 Miliar, Pansus DPRA : Jalan Lamie-Langkak Nagan Raya Butuh Penanganan Lanjutan

Menanggapi hal itu, Ketua Forbes Aceh TA Khalid menegaskan bahwa perjuangan revisi UUPA bukan hanya tugas satu lembaga atau kelompok tertentu, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap masa depan Aceh.

Ia menilai yang paling penting dalam proses tersebut adalah adanya kesamaan tujuan dan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan Aceh secara bersama-sama.

“Yang terpenting adalah kita berada dalam satu bahasa dan satu tujuan, yaitu untuk kepentingan Aceh. Mari bekerja maksimal untuk Aceh dan menjaga komunikasi yang baik dengan semua pihak,” ujar TA Khalid.

Baca Juga :  DPR dan Pemerintah Aceh Sahkan APBA 2025 Sebesar Rp 10,8 Triliun

Pembahasan revisi UUPA saat ini menjadi salah satu agenda strategis Aceh karena menyangkut sejumlah kewenangan daerah, penguatan fiskal, serta berbagai aspek yang dinilai penting untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Aceh ke depan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Aulia Afridzal Terpilih Sebagai Sekretaris DPD PAN Kota Banda Aceh Periode 2026-2031

Nasional

HT Ibrahim Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Narkoba ancaman serius bagi generasi muda

Parlementaria

HUT ke-821 Banda Aceh, DPRK Soroti Pemerataan Pembangunan dan Ekonomi Rakyat

Parlementaria

Pendalaman Materi Raqan Karbon Aceh, Banleg DPRA Kunjungi Lokasi Sumur Eks Arun di Aceh Utara

Parlementaria

Komisi I DPRA Harap Presiden Akomodir Seluruh Kasus Pelanggaran HAM di Aceh

Aceh Barat

Komisi III DPRK Minta Pemkab Aceh Barat Perhatikan Layanan Jaringan Telekomunikasi Daerah

Parlementaria

DPRA Terima Audiensi DPRK Aceh Timur, Sengketa HGU Perkebunan Sawit Jadi Sorotan

Parlementaria

Satu Tahun Kepemimpinan Illiza Saaduddin Djamal–Afdhal Khalilullah, DPRK Nilai Banda Aceh Makin Dikenal Dunia