Home / Aceh Barat / Pemerintah

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 22:09 WIB

Pj Bupati Mahdi Efendi Tawarkan Solusi Penghijauan Jalur Poemeurah

mm Redaksi

Meulaboh – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi, menawarkan solusi penghijauan jalur lalulintas gajah yang memang rutin dilalui oleh binatang itu secara periodik.

“Sebenarnya, gajah itu bukan ‘berniat’ merusak tanaman atau kebun petani. Binatang yang lebih dikenal dengan Poemeurah itu telah kehilangan makanan, akibat perambahan dan lainnya di habitatnya, hingga mereka turun ke lahan pertanian rakyat,” kata Mahdi Efendi, kepada awak media, Sabtu (07/10/2023).

Menurut Mahdi, gajah yang juga akrab disebut Teungku Rayeuk, punya jalur lalu lintas secara temporer, sebagai lokasi tempat mereka mencari makanan, berupa tumbuhan dan umbian. Jalur itu akan kembali tumbuh saat komunitas gajah itu kembali ke lokasi tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Barat Pasang Videotron dan TV Robot di Meulaboh

“Ini adalah rantai makanan mereka yang dilalui secara berkala. Saat rantai makanan itu dirusak, diubah fungsinya oleh manusia, tentu gajah akan mencari lokasi lain untuk memenuhi kebutuhannya. Di sinilah terjadi konflik antar gajah dan manusia, khususnya dengan petani dan pekebun,” kata Mahdi.

Atas dasar itu, Mahdi berkeinginan agar Pemkab Aceh Barat akan menyediakan plot dana untuk penghijuan tersebut, sebagai solusi permanen untuk memberikan gajah ruang makan di koridor milik binatang berbelalai tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Pidie Jaya Laksanakan Sosialisasi Bangun Koridor Satwa Liar

Namun di sisi lain, sebagai langkah awal, Mahdi telah memerintahkan jajaraanya untuk berkoordinasi dengan BKSDA, guna mengantisipasi amuk lebih jauh dari Poemeurah tersebut.

“Kita ingin agar para petani dan pekebun di Sungai Mas bisa mencari nafkah seperti biasa lagi,” pungkas Mahdi.

Diberitakan sebelumnya, puluhan batang pohon kelapa sawit milik masyarakat di Desa Tanoh Mirah, Kecamatan Sungai Mas, rusak setelah perkebunan produktif di daerah itu diamuk gajah.

Baca Juga :  BPKD Aceh Barat Segera Bayar TPP Guru

“Sejauh ini ada sekitar 50 pohon tanaman produktif berupa kelapa sawit yang rusak akibat amukan gajah liar,” kata Camat Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, Zulkifli kepada awak media di Meulaboh, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, kerusakan yang ditimbulkan akibat amukan gajah tersebut saat ini dalam penanganan pihak terkait, mengingat dampak kerusakan kebun kelapa sawit di masyarakat terhitung  parah. **

Share :

Baca Juga

Hukrim

Kemenko Polkam: Pemberantasan PMI Nonprosedural Dimulai Dari Pemerintah Desa

Pemerintah

Percepatan Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri, Bakri Siddiq Ikuti Business Matching

Aceh Barat

Ketua Pembina DWP Aceh Barat Afrinda Novalia Tarmizi Ajak Jaga Kebersihan

Aceh Barat

Satgas Covid-19 Cut Nyak Dhien Bagikan Ribuan Masker Gratis

Nasional

Komnas HAM Dorong HAM Sebagai Agenda Prioritas Pemerintah Baru

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar FGD Bahas Laporan Kinerja Triwulan Ketiga 2024

Daerah

Imigrasi Awasi Ketat Aktivitas WNA terkait kegiatan kemanusiaan bagi Korban Banjir di Aceh

Pemerintah

Dikaitkan dengan Tim Ganjarist Aceh, Pj Bupati Gayo Lues Secara Tegas Membantah