Home / Hukrim / Peristiwa

Kamis, 17 Juli 2025 - 23:00 WIB

Menteri Imipas Dalami Dugaan Oknum Imigrasi Terlibat Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura

Farid Ismullah

Menteri Imipas Agus Andrianto (Tengah) saat kunjungan ke Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, Kamis (17/7/2025). (Foto : Ist).

Menteri Imipas Agus Andrianto (Tengah) saat kunjungan ke Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, Kamis (17/7/2025). (Foto : Ist).

Bandung – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto akan menindak tegas jika ada terbukti keterlibatan petugas imigrasi dalam kasus perdagangan bayi ke Singapura.

Hal tersebut di sampaikan Menteri Agus di sela-sela agenda kegiatan kunjungan ke Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, Jawa Barat, Agus berjanji akan menindak tegas jika terbukti ada keterlibatan oknum imigrasi yang meloloskan para pelaku penjualan 25 bayi ke Singapura. Meski begitu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dalam hal pengembangan kasus tersebut.

Baca Juga :  Godaan Kerja Ilegal di Mesir, Dua CPMI Berhasil Dicegah KemenP2MI

“Mesti didalamnya apakah ada keterlibatan petugas kita atau pun tidak ada. Prinsipnya mereka kan modusnya kan mengadopsi ya. Kita akan mendalami yang bersangkutan lagi,” kata Menteri Agus Andrianto, Kamis 17 Juli 2025.

Baca Juga :  Jamaah Calon Haji ASN Pemkab Aceh Besar 2024 Dipeusijuk

Sebelumnya, Polda Jabar mengungkap kasus sindikat perdagangan bayi ke Singapura. Para pelaku menjual dengan harga belasan juta.

Baca Juga :  Bakamla RI, Bais TNI dan Imigrasi Gelar Operasi Pengawasan Orang Asing

Hal ini terungkap dari pengakuan 12 tersangka yang ditangkap. Ibu kandung bayi-bayi tersebut mendapat uang Rp11-Rp16 juta.

Harganya berkisar dari ibu kandungnya antara Rp11.000.000 sampai Rp 16.000.000, kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Surawan kepada wartawan, Selasa, 15 Juli 2025.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Gegerkan Warga, Polisi Olah TKP Penemuan Mayat di Kecamatan Syiah Kuala

Hukrim

Modus TPPO dan TPPM di Era Digital

Hukrim

Santri yang Diperkosa Pimpinan Ponpes di Agara Masih di Bawah Umur

Daerah

KP3 Diminta Perketat Pengawasan Pupuk di Aceh Singkil

Aceh Timur

Kasatreskrim Polres Aceh Timur: Penembakan Rumah Anggota Polri Tidak Terkait Pilkada

Hukrim

Polisi Tangkap 19 Pelaku Judi Online di Banda Aceh

Hukrim

Waspada Penipuan Berkedok Media KPK

Peristiwa

Sering Banjir, Kepala Desa Lhok Bot Minta Pemerintah Bangun Tanggul