Home / Nasional / Pemerintah

Jumat, 18 Juli 2025 - 14:00 WIB

Imigrasi Tunda Pelaksanaan Paspor Desain Merah Putih

Farid Ismullah

Petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh Saat memberikan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, Banda Aceh, Selasa (11/2/2025). (Foto : Humas Kanim Banda Aceh).

Petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh Saat memberikan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, Banda Aceh, Selasa (11/2/2025). (Foto : Humas Kanim Banda Aceh).

Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menunda implementasi paspor desain merah putih yang sedianya akan diterbitkan pertama kali pada peringatan kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2025. Ditjen Imigrasi mengatakan saat ini pihaknya fokus kepada peningkatan layanan.

Adapun keputusan tersebut diambil dalam rangka melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran bagi kementerian dan lembaga serta sebagai respons terhadap aspirasi masyarakat. Keputusan ini diambil setelah melakukan evaluasi.

“Setelah melalui evaluasi secara menyeluruh, Ditjen Imigrasi memutuskan untuk menunda implementasi paspor desain merah putih. Keputusan ini diambil dengan penuh pertimbangan dan tanggung jawab, serta melibatkan banyak pihak,” ujar Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman kepada wartawan, Jumat 18 Juli 2025.

Baca Juga :  Dirjen Imigrasi : WNI Sasaran Empuk Sindikat Perdagangan Orang

Yuldi menjelaskan efisiensi anggaran mengharuskan Ditjen Imigrasi meninjau ulang kebijakan-kebijakan yang akan dilaksanakan. Keputusan tersebut juga diambil setelah mempertimbangkan saran dan masukan dari masyarakat, dengan memperhatikan tingkat urgensi serta dinamika ekonomi yang tengah bergulir.

Dia mengatakan pasca peluncuran desain baru paspor 17 Agustus 2024 lalu, Ditjen Imigrasi aktif memantau opini publik terkait kebijakan tersebut. Selama Agustus 2024 sampai dengan Juli 2025 analisis media sosial dari berbagai macam kanal mengumpulkan 1.642 sampel unggahan.

Menurut laporan, analisis menunjukkan bahwa masyarakat mengharapkan kebijakan Pemerintah yang lebih fokus pada penguatan substansi paspor, yaitu penguatan posisi paspor Indonesia secara global. Dari sampel unggahan tersebut juga terlihat kecenderungan masyarakat kepada kebijakan pelayanan dengan dampak yang lebih konkret untuk dirasakan serta selaras dengan prinsip efisiensi dan prioritas kebutuhan
publik.

Baca Juga :  Kementan Akan Bantu Pengembangan Bawang Merah di PidieĀ 

Dia memastikan Ditjen Imigrasi berupaya memaksimalkan pelayanan dan pengawasan keimigrasian melalui pengembangan serta pemeliharaan sistemberbasis digital. Inovasi tidak berhenti pada perubahan desain fisik, melainkan berupa penguatan sistem dan pelayanan yang lebih tepat guna.

“Perlu digarisbawahi bahwa ditundanya kebijakan ini bukan berarti fokus untuk memperkuat Paspor Indonesia berhenti dilakukan. Langkah strategis yang melibatkan instansi Pemerintah terkait serta seluruh masyarakat Indonesia diperlukan, dan kami harap kita semua dapat saling mendukung guna memperkuat Paspor Indonesia,” kata Yuldi.

Baca Juga :  Waspada Penipuan! Nomor Kontak Palsu Marak di Laman Google Maps Kantor Imigrasi

Sementara itu, Menteri Imipas Agus Andrianto mengatakan Imigrasi tetap akan melanjutkan inovasi yakni memperkuat paspor Indonesia. Agus juga memastikan Imigrasi akan terus meningkatkan keamanan digital dan pelayanan.

“Inovasi Ditjen Imigrasi akan terus berlanjut, dengan fokus pada pengembangan jangka panjang untuk memperkuat paspor Republik Indonesia melalui peningkatan keamanan digital dan efisiensi pelayanan. Kami berterima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat dalam menghadapi penyesuaian ini,” ucap Agus.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Respon Keluhan Pelanggan, Bakri Siddiq Kembali Sidak WTP Lambaro

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Ajak Masyarakat Aceh Rayeuk di Jakarta Bersinergi Majukan Daerah

Nasional

UNDIRA Hadirkan Model Pengembangan untuk Pemberdayaan UKM di Kabupaten Bekasi

Nasional

Revisi UUPA Masuk Prolegnas Prioritas 2025

Aceh Barat

BPBD Aceh Barat dan RAPI Ajarkan Siswa SMPN 2 Meureubo Tanggap Bencana

Aceh Barat

Pemerintah Aceh Barat Salurkan ADG Rp10,4 Miliar untuk Gaji Aparatur Gampong

Nasional

Mendagri Tekankan Pentingnya Membangun Hubungan Baik antara Polri dengan Pemda

Aceh Barat

416 CPNS dan PPPK Aceh Barat Terima SK Pengangkatan, Bupati Tarmizi: ASN Harus Profesional dan Kreatif