Home / Internasional / Parlementaria

Senin, 28 Juli 2025 - 15:10 WIB

Konflik Thailand Vs Kamboja, DPR Ingatkan Persaudaraan ASEAN

mm Redaksi

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: dok Instagram Sufmi_Dasco).

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: dok Instagram Sufmi_Dasco).

Jakarta – Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengingatkan persaudaraan kuat negara-negara ASEAN menyikapi perang Thailand dengan Kamboja di perbatasan kedua negara. Dasco menyambut baik inisiasi Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim untuk perundingan gencatan senjata Thailand dan Kamboja.

“Ya, kita harapkan di kawasan ASEAN ini kan tidak terjadi sesuatu yang lebih mengkhawatirkan karena persaudaraan ASEAN ini kan sesungguhnya kuat,” kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin Juli 2025.

Baca Juga :  DPRA Jadwalkan Penetapan Anggota KIP Aceh Periode 2023-2028

Dasco mengapresiasi sikap yang dilakukan oleh PM Anwar Ibrahim. Ia meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk proaktif perkembangan konflik Thailand dan Kamboja.

Baca Juga :  DPR melalui Komisi VII minta menteri ESDM evaluasi izin nikel di Raja Ampat

“Sehingga inisiasi dari mungkin Perdana Menteri Malaysia untuk mempertemukan Thailand dan Kamboja itu patut kita apresiasi,” ujar Dasco.

“Ya, kami sudah minta kepada Kementerian Luar Negeri untuk proaktif. Melakukan komunikasi-komunikasi kepada warga negara kita di sana,” sambungnya.

Dasco berharap ada gencatan senjata antara dua negara yang berselisih. Ia ingin keadaan di dua negara tersebut kian membaik.

Baca Juga :  Kemlu RI: Pasukan perdamaian akan diterjunkan setelah ada mandat PBB

“Ya, kita lihat perkembangannya. Kalau keadaannya membaik, kan kita juga tahu bahwa ada keinginan dari pihak Kamboja untuk gencatan senjata,” ujar Dasco.

“Kita harapkan bahwa keadaan di sana lebih baik sehingga tindakan-tindakan lebih lanjut mungkin tidak perlu dilakukan,” imbuhnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Ratusan WNI Terancam Hukuman Mati

Hukrim

WNI yang Ditangkap otoritas Arab Saudi Gegara Rekam Jenazah Kini Sudah Dibebaskan

Hukrim

Kemlu RI Kembali Bebaskan WNI Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi

Hukrim

Kejati Kepri Sosialisasi Bahaya TPPO

Parlementaria

Layanan BSI Bermasalah, Ketua DPRA Minta Jangan Kecewakan Nasabah

Daerah

Salihin Desak Menteri PU Copot Kepala BPJN Aceh

Parlementaria

Kader Posyandu dan KWT Kuta Alam Sampaikan Aspirasi Peningkatan Honor serta Dukungan Ketahanan Pangan

Internasional

Kemlu RI tangani tujuh nelayan Aceh terdampar di Myanmar