Home / Aceh Barat / News

Senin, 13 September 2021 - 14:00 WIB

Bupati Aceh Barat Tegaskan Wisma dan Pelaku Prostitusi Akan Ditindak Tegas

REDAKSI

Bupati Aceh Barat, Ramli MS bersama Satpol PP dan WH saat memperlihatkan mucikari dan empat orang wanita yang ditangkap di salah satu tempat penginapan di Jalan Gajah Mada Meulaboh, dalam kasus prostitusi, Senin (13/9/2021), yang berlangsung di Kantor Satpol PP dan WH.

Bupati Aceh Barat, Ramli MS bersama Satpol PP dan WH saat memperlihatkan mucikari dan empat orang wanita yang ditangkap di salah satu tempat penginapan di Jalan Gajah Mada Meulaboh, dalam kasus prostitusi, Senin (13/9/2021), yang berlangsung di Kantor Satpol PP dan WH.

NOA | Aceh Barat – Bupati Aceh Barat H. Ramli MS mengapresiasi kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilaytul Hisbah (WH) Kabupaten Aceh Barat yang sigap dalam mengamankan pelaku khalwat di salah satu wisma yang terletak di jalan Gajah Mada Kota Meulaboh pada Minggu (12/9/2021) dini hari lalu.

Hal tersebut ia sampaikan saat menyambangi kantor Satpol PP dan WH Kabupaten Aceh Barat pada senin (13-09-2021) dalam rangka melihat langsung proses hukum yang sedang berlangsung terhadap para terduga pelaku khalwat tersebut.

“Kami memberikan apresiasi atas kinerja Satpol PP dan WH Kabupaten Aceh Barat yang telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam menjaga Aceh Barat ini dari segala kemaksiatan,” ujar Ramli MS.

Baca Juga :  Kuasa Hukum: Mardani H Maming Telah Penuhi Panggilan sebagai Saksi

Lebih lanjut, Ramli MS mengatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan atas peristiwa yang terjadi Minggu dini hari tersebut. Menurutnya, sebagai kota yang menyandang gelar tauhid tasawwuf, seharusnya tidak ada lagi praktek prostitusi terselubung di Kabupaten Aceh Barat.

Untuk itu, pihaknya akan menindak tegas semua pelaku dan wisma yang menjadi tempat prostitusi tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku di Aceh.

“Kami akan melakukan penyegelan terhadap wisma penyedia jasa prostitusi yang sudah sangat meresahkan masyarakat tersebut, sedangkan bagi para pelaku akan diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang disaksikan langsung oleh pihak keluarga,” tegas Ramli MS

Baca Juga :  Jual Chip Domino, Pedagang Toko Kelontong di Aceh Timur Diciduk Polisi

Hal tersebut diharapkan dapat memberi efek jera bagi pelaku dan penyedia tempat prostitusi agar tidak lagi mengulangi perbuatan yang melanggar syariat islam di Bumi Teuku Umar tersebut.

Lebih lanjut, Ramli MS menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap lokasi yang disinyalir menjadi tempat terjadinya pelanggaran syariat islam di Kabupaten Aceh Barat.

Baca Juga :  Max Verstappen Sebut Keputusan Mudah untuk Terima Kontrakn dari Redbull

“Dukungan semua pihak termasuk masyarakat agar ikut serta membantu pemerintah daerah dalam memberantas kemaksiatan yang sangat meresahkan ini,” kata Ramli.

Diketahui sebelumnya, Satpol PP dan WH Kabupaten Aceh Barat telah mengamankan 4 wanita dan 1 resepsionis penyedia layananan prostitusi di salah satu wisma yang terletak di jalan Gajah Mada Kota Meulaboh pada Minggu dini hari lalu.

Saat ini para terduga khalwat tersebut sudah di amankan di dalam sel tahanan Kantor Satpol PP dan WH setempat dan berkasnya akan dilimpahkan ke Polres Aceh Barat untuk proses selanjutnya. (RED)

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Dinkes Aceh Barat Gelar Kegiatan Pengawasan Iklan Produk PIRT

News

320 Ribu Warga Ukraina Dikabarkan Pulang untuk Lawan Rusia

News

Sukses Capai Final, Rehan/Lisa Bertekad Juara Orleans Masters 2022
Ahmad Rambe

News

Laporan Dugaan Korupsi RKB, LAKI Desak Aparat Penegak Hukum Proses

News

Larangan Ekspor Dicabut Jokowi, Harga CPO Naik Tipis

News

Tinggal di 10 Kota AS Ini, Wanita Bisa Cetak Uang Miliaran

Nasional

Aktif di Media Digital, PAG Raih Top Digital Public Relation Award 2023

News

Pecat Marcelo Bielsea, Leeds United Tunjuk Jesse Marsc sebagai Pelatih Baru