Gelapkan Mobil Rental, ARZ Diciduk Sat Reskrim Polres Pidie di Bireuen - NOA.co.id
   

Home / Hukrim

Minggu, 17 Oktober 2021 - 10:39 WIB

Gelapkan Mobil Rental, ARZ Diciduk Sat Reskrim Polres Pidie di Bireuen

REDAKSI

Tersangka Penipuan dan Penggelapan Mobil, ARZ

Tersangka Penipuan dan Penggelapan Mobil, ARZ

NOA | Sigli – Sat Reskrim Polres Pidie berhasil menangkap seorang pelaku dugaan penipuan dan penggelapan mobil rental berisial ARZ (55) warga Gampong Lueng Guci Rumpong, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Provinsi Aceh.

Penangkapan tersangka ARZ saat ia tengah berada di rumah FZ di Gampong Dayah Mesjid, Kecamatan, Kuta Blang, Bireuen, Sabtu (16/10/2021), jelas Kapolres Pidie, AKBP Padli, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Rizal, S.E., S.H, kepada pewarta media ini.

“Penangkapan ARZ atas laporan sebelumnya oleh Rosiani, seorang PNS warga kampung yang sama dengan tersangka ARZ. Rosiani melaporkan tentang penipuan dan penggelapan 1 unit mobil rental merk Toyota Avanza BL 1577 PI warna putih miliknya oleh tersangka yang terjadi pada tanggal 8 Agustus 2021 sekira pukul 15.30 wib,” terang Kasat.

Baca Juga :  PPKM Aceh Kembali Diperpanjang Hingga 4 Oktober 2021

“Dasar laporan ke SPKTD Polres Pidie, pada Jum’at 15/10 sekira pukul 16.00 wib, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pidie bergerak menuju ke Bireuen untuk melakukan penyelidikan. Dan sekira pukul 23.00 wib, Tim mendapat informasi tentang keberadaan tersangka diseputaran Gp Dayah Mesjid Kuta Blang,” ungkap Kasat.

Disampaikannya lagi, Keesokannya, Sabtu 16/10 sekira pukul 18.00 wib, Tim Opsnal Sat Reskrim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka dan tersangka ARZ langsung diboyong ke Sigli.

Baca Juga :  Pencuri Puluhan AC di Hotel Terbengkalai di Ringkus Unit Reskrim Polsek Kuta Alam

“Adapun kronologis kejadian, sejak dirental oleh ARZ pada 8 Agustus sampai saat ini mobil milik Rosiani belum juga dikembalikan. Dari hasil interogasi mobil tersebut dirental oleh tersangka dari Rosiani selama 2 hari dengan harga rental Rp250 ribu per hari, ARZ mengatakan kepada Rosiani bahwa ia bermaksud ke Aceh Timur,” urai Kasat.

Tersangka membayar kontan kepada Rosiani biaya rental selama 2 hari Rp500 ribu. Dari pengakuan tersangka, ia pergi ke Medan, dan sesampai disana ia merental lagi mobil tersebut kepada BY dengan harga Rp300 ribu per hari, imbuhnya.

Setelah seminggu, lanjut Kasat, pelaku menanyakan kepada BY keberadaan mobil rental ini, namun dari jawaban BY mobil sudah digadaikan olehnya kepada WT, juga bertempat di Medan seharga Rp30 juta.

Baca Juga :  Urus SKCK, Polisi Beri Pelayanan Khusus Untuk Penyandang Disabilitas

Masih dari pengakuan ARZ, bahwa BY berjanji kepada tersangka akan mengembalikan mobil seminggu lagi atau pada tanggal 9 September 2021. Akan tetapi sampai saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka ARZ, mobil tersebut belum juga dikembalikan BY, sebut Kasat Reskrim.

“Pasal yang dipersangkakan kepada tersangka dalam perkara ini, yaitu Pasal 378 dan 372 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Sekarang tersangka sudah diamankan di Polres Pidie untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tuntas Kasat. (AA)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Diduga Lakukan Penambangan Secara Ilegal, 7 WNA Diamankan Polisi

Hukrim

Satgas SIRI Kejaksaan Agung Berhasil Mengamankan Buronan (DPO)

Hukrim

JAM-Pidum Setujui 14 Restorative Justice

Hukrim

Bawa Sabu 20 Kg, Calon Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Ditangkap

Daerah

Tak Ada Izin, WALHI Aceh Minta APH Proses Hukum PT Sawit Panen Terus

Hukrim

Kejaksaan terus mendukung KPK dalam menjalankan tugas fungsinya

Hukrim

KPK Sebut Antonius Kosasih Sudah Jadi Tersangka di Kasus Investasi Fiktif PT Taspen

Hukrim

Diduga Syrup Batuk Anak Sebabkan Kematian, IAI Aceh: Himbau Masyarakat Konsultasi Obat ke Apotoker

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!