Home / Advetorial

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 08:25 WIB

Melalui KUR Syariah Sektor Parekraf, Tingkatkan Produk Unggulan Bagi Pengusaha Aceh

mm Redaksi

NOA | Banda Aceh – Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI melalui Direktorat Akses Pembiayaan Deputi Bidang Industri dan Investasi selenggarakan Coaching Clinic Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah Sektor Parekraf, di Grand Permatahati Hotel, Kota Banda Aceh, Kamis, 13 Oktober 2022.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh terus berusaha dalam membangun ekonomi kreatif  (Ekraf) seperti memberikan semangat dan mentransfer knowledge kepada seluruh masyarakat Aceh.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal, kegiatan yang berlangsung pada hari ini berpedoman pada peraturan Presiden No. 142 tahun 2018 tentang rencana induk pengembangan ekonomi kreatif Nasional, dan ini merupakan salah satu peningkatan sumber daya manusia.

Baca Juga :  BPK RI Perwakilan Aceh Serahkan LHP Kinerja Vaksinasi Covid-19 Pemkab Aceh Selatan

“Kita ketahui bahwa kolaborasi antar instansi menjadi penting, seperti Kemenparekraf yang berhadir merupakan bentuk kolaborasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dalam melahirkan pengusaha-pengusaha yang berdaya guna dan akan bermafaat bagi peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,”ungkap Almuniza dalam sambutanya.

Baca Juga :  Momen Bersejarah: Sayuti-Husaini Resmi Memimpin Lhokseumawe, Siap Wujudkan Visi Kemajuan dan Kesejahteraan

Kehadiran peserta yang berhadir menurut Almuniza, merupakan konektifitas antara pemerintah Aceh, InsyaAllah peserta yang berhadir akan terdata dengan baik di Pemerintah Aceh untuk melaksanakan program-program yang lebih intens dan bersustainable

“Pemerintah Aceh baik di sektor permodalan tentu akan melihat peluang tersebut, kami tidak akan hanya berdiam diri, tentu kami hadir ditengah-tengah masyarakat, artinya pemerintah Aceh akan mengajak seluruh masyarakat Aceh dalam peningkatan sumber daya manusia,”ungkap Almuniza.

Baca Juga :  Kemenkes terbitkan Sertifikat Vaksin Internasional sesuai Standar WHO

Terakhri Almuniza menyampaikan bahwa Sektor pariwisata merupakan sektor unggulan karena mengembangkan seluruh potensi yang ada di wilayah Aceh, sehingga potensi laut Aceh bagian pantai Barat harus terus dikembangkan dan dilestarikan dengan terus mempromosikan kepada masyarakat luar.

“Disbudpar berharap pada setiap desa wisata harus memiliki produk yang dapat dikembangkan oleh masyarakat Aceh pada umum nya serta  wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh secara Khusus,” tutup Almuniza didepan 50 pelaku ekonomi kreatif.[]

Share :

Baca Juga

Advetorial

Pantai Kiran, Destinasi Wisata yang Patut Anda Kunjungi di Pijay

Advetorial

Dinsos Kota Banda Aceh dan Kecamatan Ulee Kareng Gelar pertemuan Bahas Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

Advetorial

Lhokseumawe Perkuat Strategi Pengelolaan Sampah, Sekda Pimpin Rakor Percepatan

Advetorial

Tingkatkan Kapasitas Kebencanaan, Japan International Cooperation Agency Kunjungi Museum Tsunami Aceh

Advetorial

Perkembangan Bahan Bakar Mineral Ekspor Aceh Meningkat 10 Persen

Advetorial

Gua Tujoh Wisata Sejarah Tak Terlupakan 

Advetorial

Waterboom di Pidie Jaya Jadi Tempat Rekreasi Impian untuk Anak-anak

Advetorial

Disbudpar Promosikan Produk Ekraf Aceh Hingga Wisata di Jakarta