Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:28 WIB

Sekda Aceh Tinjau Rehabilitasi Sawah Pascabencana di Aceh Timur, Target Tanam Juli 2026

mm Redaksi

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Ir. T. Robby Irza, S.SiT, MT, saat meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah sebagai upaya percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi, di Gampong Matang Seupeng, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Senin (6/7/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Ir. T. Robby Irza, S.SiT, MT, saat meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah sebagai upaya percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi, di Gampong Matang Seupeng, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Senin (6/7/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Aceh Timur – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah di Desa Matang Seupeng, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Senin (6/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi agar aktivitas petani dapat segera kembali normal.

Dalam peninjauan itu, Sekda Aceh didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Roby Irza, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Azanuddin Kurnia, Kepala Dinas Pengairan Aceh Erwin, Tim Khusus Gubernur Faisal Rizal, Kepala BBRMP Aceh Firdaus, serta sejumlah pejabat dan staf terkait.

Rombongan disambut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Erwin Atlizar, unsur Muspika, perwakilan Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, serta perwakilan Kelompok Tani Ie Seuneulhop.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Pastikan PBM Semester Genap 2025/2026 Tetap Dimulai 5 Januari Meski Dilanda Bencana

Pada kesempatan tersebut, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Azanuddin Kurnia melaporkan bahwa rehabilitasi sawah kategori rusak ringan seluas 6.304 hektare telah mencapai progres fisik sekitar 40 persen. Sementara rehabilitasi sawah rusak sedang seluas 2.281 hektare telah mencapai 78 persen.

Secara keseluruhan, pemulihan sawah rusak ringan dan sedang yang telah dan sedang ditangani melalui kolaborasi Kementerian Pertanian, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota mencapai 40.988 hektare.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Timur, Erwin Atlizar, menyampaikan bahwa di lokasi peninjauan sedang dilakukan olah lahan seluas sekitar 30 hektare yang ditargetkan segera memasuki masa tanam. Ia juga berharap dukungan Pemerintah Aceh untuk mempercepat pasokan air dari Daerah Irigasi Jambo Aye guna mengairi sekitar 350 hektare sawah di 12 desa di Kecamatan Simpang Ulim dan Pantee Bidari.

Baca Juga :  Gubernur dan DPRA Sahkan APBA Perubahan 2025 

Menanggapi hal tersebut, Sekda Aceh langsung meminta Asisten Perekonomian dan Pembangunan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS). Hasil koordinasi mendapat respons positif, di mana BWS menyatakan siap mengambil langkah darurat untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat.

M. Nasir menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian beserta Satgas Pemulihan dan Rehabilitasi pusat yang terus mendukung percepatan pemulihan sektor pertanian di Aceh. Menurutnya, kebangkitan sektor pertanian dan perikanan akan menjadi motor utama pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Ia menegaskan Pemerintah Aceh akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, penyuluh pertanian, kelompok tani, hingga unsur TNI agar seluruh program rehabilitasi dapat diselesaikan tepat waktu.

Baca Juga :  Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Aceh Lepas Sambut Pejabat di Lingkup Biro PBJ Setda Aceh

Sekda berharap mayoritas sawah yang telah direhabilitasi dapat mulai ditanami pada Juli 2026 sehingga produktivitas pertanian masyarakat segera kembali meningkat.

Selain itu, ia juga meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh terus mengupayakan solusi terhadap sekitar 16.283 hektare sawah kategori rusak berat yang masih memerlukan penanganan lebih lanjut. Menurutnya, melalui kolaborasi yang kuat seluruh lahan terdampak dapat dipulihkan secara bertahap hingga kembali produktif.

Sebelum meninjau lokasi rehabilitasi sawah, Sekda Aceh bersama rombongan juga meninjau jaringan irigasi di depan Kantor Camat Darul Falah. Pada kesempatan tersebut, ia meminta Dinas Pengairan Aceh bersama kontraktor pelaksana mempercepat penyelesaian pekerjaan agar pasokan air segera tersedia dan petani dapat memulai musim tanam tanpa hambatan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Sekda Aceh Terjebak Longsor di Putri Betung Gayo Lues Saat Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal Dukung Iklim Usaha, Terima Pengurus Kadin

Kesehatan

RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus

Pemerintah Aceh

Pascabanjir, Aktivitas Pendidikan Dayah Aceh Mulai Pulih, Pemprov Siapkan Dukungan

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Terima Hibah Tanah Rampasan Korupsi dari KPK RI

Ekbis

Dekranasda Aceh Dorong Ecoprint Jadi Oleh-Oleh Khas Sabang Bernilai Ekonomi

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah: Muswil Momentum Strategis Meneguhkan Komitmen Perjuangan Partai

Daerah

Pemerintah Aceh Salurkan 96 Ton Beras CBP ke Aceh Tengah dan Bener Meriah Pasca Bencana