Home / Aceh Barat Daya / Nasional

Senin, 6 April 2026 - 17:00 WIB

Jamaluddin Idham Fokuskan Kampung Nelayan Modern di Setia

mm Teuku Nizar

Jamaluddin Idham. Foto: Dok. Pribadi/NOA.co.id

Jamaluddin Idham. Foto: Dok. Pribadi/NOA.co.id

Aceh Barat Daya – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, kembali mendorong pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh.

Penyampaian usulan tersebut setelah Jamaluddin melakukan koordinasi dan audiensi dengan Bupati Abdya, Safaruddin, yang menyambut positif rencana pembangunan kawasan nelayan modern tersebut.

Pemilihan Desa Ujong Tanoh, Kecamatan Setia, sebagai lokasi prioritas karena memiliki potensi kelautan yang besar namun belum memiliki infrastruktur memadai.

“Kawasan pesisir Abdya, khususnya di Setia, memiliki potensi luar biasa. Melalui program ini, kami ingin mendorong peningkatan ekonomi nelayan sekaligus mempercepat pembangunan wilayah pesisir,” ujar Jamaluddin, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :  Jaksa Agung RI Menggelar Konferensi Pers Terkait Perkara PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Ia menegaskan, program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

Selama ini, sebagian besar nelayan di Abdya masih hidup dalam keterbatasan, sehingga perlu intervensi program yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurut Jamaluddin, konsep kampung nelayan akan mengedepankan penataan kawasan yang modern, bersih, dan tertata.

Baca Juga :  Ratusan Kasus TPPO Diungkap Polri, Modus Terbanyak Jadi PMI Ilegal hingga PSK

Pembenahan berbagai infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, serta sanitasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Tak hanya itu, fasilitas penunjang aktivitas nelayan seperti sarana penangkapan ikan hingga pengolahan hasil laut juga akan disiapkan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi.

“Insyaallah, seluruh kebutuhan dasar nelayan akan kita dorong terpenuhi, termasuk fasilitas pengolahan agar hasil tangkapan memiliki nilai jual,” katanya.

Selain aspek ekonomi, pengembangan kawasan ini bernuansa merah putih sebagai simbol nasionalisme. Sehingga mampu menarik minat wisatawan dan mengembangkan sektor wisata bahari di Abdya.

Baca Juga :  Kemenhut Tingkatkan Kapasitas Penyuluh

Jamaluddin menegaskan, usulan ini tidak boleh berhenti sebatas wacana. Ia berkomitmen untuk terus mengawal program tersebut hingga terealisasi.

“Kami ingin program ini benar-benar hidup, bukan sekadar konsep di atas kertas. Dampaknya harus nyata bagi masyarakat nelayan,” tegasnya.

Antusias warga menyambut rencana pembangunan tersebut, mereka berharap kampung mereka dapat bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Jika terealisasi, Kampung Nelayan Merah Putih bukan hanya menjadi proyek pembangunan semata, melainkan simbol kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir.

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Resmikan Komite Olahraga Polri

Aceh Barat Daya

Zulkanain Sebut Pemkab Abdya Kejam, Ternyata Ini Duduk Persoalannya

Aceh Barat Daya

Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Dikhawatirkan Berakhir Mangkrak

Hukrim

Jampidum Setujui Empat Pengajuan Restorative Justice Tindak Pidana Narkotika

Aceh Barat Daya

Lapas Blangpidie Disisir TNI-Polri, Kalapas: Tidak Ada Ruang Bagi Halinar

Aceh Barat Daya

Dinkes Abdya Catat 17 Kasus HIV/AIDS Sepanjang 2026

Aceh Barat Daya

Ketua DPRK Abdya : Minta Pengurus Mesjid Agung Buka Kembali Acara Ijab Qabul Nikah

Nasional

Tinjau Pelabuhan Benoa, Kapolri Minta Proses Prokes Hingga Karantina PPLN Diperketat