Aceh Jaya – Sulaiman Abud (47), warga Desa Tuwie Peuriya, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, belum ditemukan setelah dilaporkan hilang. Tim gabungan bersama masyarakat masih melakukan pencarian dengan menyisir kawasan perkebunan yang menjadi tujuan korban saat meninggalkan rumah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya, Irma Hanum, mengatakan personel BPBK bersama TNI, Polri dan masyarakat setempat masih melakukan pencarian.
Menurut Irma, pencarian difokuskan di sekitar lokasi kebun yang menjadi tujuan awal Sulaiman sebelum keberadaannya tidak diketahui.
“Tadi pagi tim BPBK, TNI, Polri dan masyarakat masih melakukan pencarian,” ujar Irma saat dikonfirmasi awak media NOA.co.id, Sabtu (7/11/2026).
Irma menjelaskan, BPBK Aceh Jaya baru menerima informasi mengenai warga hilang tersebut pada Rabu 4 November 2026, setelah mendapatkan laporan dari pihak Camat Pasie Raya.
“Korban hilang pada 28 Oktober 2026, Namun kita baru mendapat informasi pada rabu kemarin,” sebut Irma.
Sementara itu, Camat Pasie Raya, Hamdani, mengatakan dirinya baru mengetahui peristiwa tersebut setelah menerima laporan dari pihak aparatur desa dan pihak keluarga korban.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, Sulaiman berangkat menuju kebun pada 27 Oktober 2026. Pada menjelang sore hari, istrinya sempat menghubungi korban melalui telepon. Namun, menjelang waktu Malam, telepon genggam Sulaiman sudah tidak dapat dihubungi.
Hamdani menyebutkan, saat itu pihak keluarga belum menyampaikan kejadian tersebut kepada aparatur desa. Ia menduga keluarga belum ingin melibatkan masyarakat dalam persoalan tersebut.
“Baru hari Selasa tanggal 3 kemarin dilaporkan kepada saya, kemudian hari Rabu saya teruskan laporan ke BPBK Aceh Jaya. Saya tadi juga bersama sama masyarakat dan tim gabungan dilapangan” kata Hamdani.
Hingga berita ini ditayangkan, Sulaiman Abud masih belum ditemukan. Tim gabungan bersama masyarakat setempat masih melanjutkan pencarian di sekitar kawasan perkebunan yang menjadi tujuan korban.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi















