Home / Internasional

Senin, 26 Mei 2025 - 23:20 WIB

Di kamboja, Sapi Digiring dengan Helikopter

Farid Ismullah

Ilustrasi sapi.(PIXABAY/NICKYPE)

Ilustrasi sapi.(PIXABAY/NICKYPE)

Phnom Penh – Sebuah operasi konservasi di Kamboja berhasil menggiring 16 ekor banteng liar—sejenis sapi hutan yang terancam punah—ke dalam truk menggunakan helikopter. Langkah ini dipuji sebagai pencapaian penting di tengah maraknya deforestasi negara tersebut.

Banteng (Bos javanicus) adalah spesies sapi liar asli Asia Tenggara dan saat ini berstatus kritis dalam daftar merah spesies terancam milik International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Baca Juga :  Jemaah Wajib Tahu Aturan Haji 2025

Hewan ini hidup di hutan dan padang rumput, tetapi populasinya di alam liar tinggal beberapa ribu ekor akibat perburuan, pembalakan liar, dan ekspansi industri.

Menurut data Global Forest Watch, sejak tahun 2000 Kamboja telah kehilangan sekitar 33 persen hutannya, termasuk di zona-zona yang seharusnya dilindungi.

Baca Juga :  Kemlu RI Pulangkan Jenazah WNI asal Banyuwangi dari Kamboja

Dalam operasi yang dilakukan pekan lalu selama tiga hari di kawasan Siem Pang, tim konservasi dari Rising Phoenix dan Siem Pang berhasil menggiring 16 ekor banteng liar ke dalam truk melalui jebakan besar berbentuk corong (mass-capture funnel trap).

Untuk kali pertama, helikopter digunakan untuk membantu mengarahkan kawanan banteng ke dalam jebakan tersebut.

Baca Juga :  Diduga Hendak Kerja di Kamboja, Polsek Amankan Dua Pemuda

Ke-16 banteng tersebut kini telah dipindahkan ke Suaka Margasatwa Siem Pang dan akan terus dipantau serta dijaga keamanannya. Kelompok konservasi menyatakan bahwa metode tersebut membuka jalan bagi upaya serupa selanjutnya, terutama untuk menyelamatkan banteng yang terjebak di kantong-kantong hutan terisolasi di berbagai penjuru negeri.

Editor: Amiruddin. MKSumber: https://kompas.com

Share :

Baca Juga

Internasional

DPR Kecam Keras Eksploitasi WNI Jadi Scammer di Kamboja

Internasional

Kemlu RI : Tidak Ada WNI Jadi Korban Konflik Thailand-Kamboja

Internasional

Kejaksaan RI Perkuat Hubungan Bilateral di bidang Hukum khususnya kawasan ASEAN

Internasional

Bangladesh Temukan 34 Mayat Pengungsi dari Myanmar

Hukrim

Tim Gabungan Gagalkan Penyeludupan Rokok Ilegal Dua Kontainer  

Internasional

KBRI Kuala Lumpur Telusuri 17 Perempuan Asal Indonesia diduga jadi korban TPPO

Internasional

Piagam PBB Asli Simbol Solidaritas dan Kerja Sama Global, Tiba di Markas Besar PBB New York

Internasional

Pj Walikota Lhokseumawe : Terkait Rohingya, Itu Pernyataan sepihak dari Kakanwil Kemenkumham Aceh