Home / Internasional / Peristiwa

Senin, 8 Desember 2025 - 22:26 WIB

KBRI Yangon Pulangkan 56 WNI dari Myanmar

mm Redaksi

KBRI Yangon Pulangkan 56 WNI dari Myanmar menuju Mae Sot Thailand sebagai tahap awal proses pemulangan ke Indonesia, Senin (8/12/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KBRI Yangon).

KBRI Yangon Pulangkan 56 WNI dari Myanmar menuju Mae Sot Thailand sebagai tahap awal proses pemulangan ke Indonesia, Senin (8/12/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KBRI Yangon).

Myanmar – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yangon menyampaikan bahwa 56 WNI terdampak operasi penertiban pusat online scam dan perjudian online di kawasan KK Park dan Shwe Kokko, Myawaddy, telah mulai dipindahkan hari ini, 8 Desember 2025, menuju Mae Sot, Thailand, sebagai tahap awal proses pemulangan ke Indonesia.

Dalam keterangan resmi KBRI Yangon, Para WNI tersebut merupakan bagian dari lebih dari 300 WNI yang berada dalam pengawasan otoritas Myanmar sejak operasi penegakan hukum dimulai pada 22 Oktober 2025. Pemindahan hari ini menandai tahap pertama dari rangkaian pemulangan ratusan WNI lainnya.

Baca Juga :  Imigrasi Tangkap Buron Asal Filipina, Buru Dua Orang Lainnya

KBRI Yangon menegaskan bahwa transfer ini merupakan hasil dari negosiasi panjang dan koordinasi intensif dengan otoritas Myanmar, serta dukungan teknis dari KBRI Bangkok untuk proses lintas batas dan penerbangan.

Pada awal Desember, KBRI telah melakukan pendataan, verifikasi identitas, pencatatan biometrik, dan pemeriksaan kesehatan langsung di lokasi untuk memastikan para WNI siap dipulangkan.

Baca Juga :  Malaysia Ditunjuk Jadi Penengah Konflik Perang Thailand-Kamboja

Setelah tiba di Mae Sot, para WNI dijadwalkan untuk diterbangkan ke Indonesia pada 9 Desember 2025 melalui rute Bangkok–Soekarno Hatta menggunakan penerbangan komersial.

Proses transfer hari ini dilakukan dengan pengawalan pihak berwenang Myanmar, mengingat situasi keamanan Myawaddy yang dinamis dan tidak menuntu. KBRI Yangon terus memantau konvoi pergerakan dan berkoordinasi erat dengan KBRI Bangkok untuk memastikan proses lintas-batas berjalan lancar dan aman.

Baca Juga :  DPR RI Pastikan Pengesahan RUU Pilkada Batal

KBRI Yangon kembali menegaskan bahwa keselamatan WNI adalah prioritas utama, dan KBRI akan terus berupaya untuk mempercepat pemulangan ratusan WNI lainnya yang hingga kini masih berada dalam pengawasan otoritas Myanmar.

KBRI kembali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap tawaran pekerjaan luar negeri yang tidak resmi atau terlalu menggiurkan, yang sering menjadi pintu masuk berbagai bentuk penipuan dan eksploitasi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Jumlah warga Indonesia yang berangkat kerja secara ilegal ke Kamboja, Myanmar, dan Laos meningkat signifikan

Daerah

Jelang Lebaran, BNPB Pastikan tidak ada lagi warga korban bencana gayo lues tinggal di tenda pengungsian

Daerah

Bantu Percepatan Pemulihan Provinsi Aceh, Haji Isam Kirim 16 Alat Berat

Hukrim

Rugikan Rakyat Rp 99 triliun, Berikut Daftar Merek Beras yang Diduga Oplosan

Hukrim

Gakkum KLHK Tindak WNA Korea Selatan Pelaku Tambang Ilegal dalam kawasan Hutan Lindung

Hukrim

Cegah Korban Love Scamming, Petugas Imigrasi Cegah WNI pergi ke Pakistan

Daerah

Dugaan Pungli, Ini Kata Plt. Disdik Aceh Singkil

Hukrim

Wamenhan Ungkap Peran ASN untuk Tangkal Infiltrasi Asing