Home / Hukrim / Nasional

Jumat, 18 Juli 2025 - 16:41 WIB

Kejagung Periksa Empat Saksi Terkait Perkara Pemberian Kredit PT Sritex

mm Redaksi

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (NOA.co.id/HO- Kejagung RI).

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (NOA.co.id/HO- Kejagung RI).

Jakarta – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) kembali memeriksa 4 (empat) orang saksi.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengatakan, keempat saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, PT Bank DKI dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex) dan entitas anak usahaatas nama Tersangka ISL dkk.

Baca Juga :  Daftar Lengkap Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” Kata Febrie Adriansyah, Jumat 18 Juli 2025.

Keempat saksi tersebut berinisial:

– RFL selaku Kepala Divisi Pembiayaan II LPEI.

– MM selaku Kasir PT Sritex.

Baca Juga :  Rudi Suparmono Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi

– PDSG selaku GM Inventory PT Sritex.

– RR selaku Relationship Manager di Divisi Pembiayaan II LPEI.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan tiga tersangka, yakni Iwan Setiawan Lukminto (ISL) selaku Direktur Utama PT Sritex pada tahun 2005—2022, Dicky Syahbandinata (DS) selaku Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) tahun 2020, dan Zainuddin Mappa (ZM) selaku Direktur Utama PT Bank DKI tahun 2020.

Baca Juga :  Kasus Korupsi CPO , Kejagung Sita 1,3 T dari Musim Mas dan Permata Hiaju

Beberapa waktu lalu, penyidik kejaksaan juga melakukan sejumlah penyitaan di kasus ini. Antara lain, 72 mobil yang disita dari gedung Sritex 2 Sawah, Banmati, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada 8 Juli 2025. Penyitaan itu hanya berselang satu minggu dari penyitaan uang Rp 2 miliar di rumah Dirut Sritex saat ini, Iwan Kurniawan Lukminto.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Nagan Raya Tidak Segan Tindak SPBU Nakal

Daerah

Plt Kejati Aceh : Wartawan boleh laporkan bila ada temuan permainan kasus di kejaksaan

Nasional

Asrama Mahasiswa Rusak Diterjang Angin, Pemkab Agara Janji akan Segera Diperbaiki

Hukrim

TNI AL Bekuk Penyeludup Sabu Jaringan Internasional

Nasional

Sinergi TNI-Kejaksaan : Implementasi MoU dalam Penugasan Personel dan Dukungan Institusional

Nasional

JAM Pidsus Hebat, Bernyali Besar Usut Mega Korupsi

Hukrim

Sita 1.883 Balpress, Kabareskrim: Untuk Selamatkan Industri Lokal dan UMKM

Daerah

Gerakan Aspirasi Masyarakat Aceh Desak Polda Aceh Telusuri Tambang Emas Ilegal di Abdya