Home / Aceh Jaya / Pemerintah

Sabtu, 7 November 2026 - 19:10 WIB

Pemkab Aceh Jaya Bahas Rencana Pembangunan Jembatan Timbang untuk Kendalikan Kendaraan ODOL

mm Redaksi

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, bersama jajaran BPTD Kelas II Aceh saat membahas rencana pembangunan UPPKB atau jembatan timbang di Pendopo Bupati Aceh Jaya, Jumat (6/11/2026). Foto: Dok. Istimewa

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, bersama jajaran BPTD Kelas II Aceh saat membahas rencana pembangunan UPPKB atau jembatan timbang di Pendopo Bupati Aceh Jaya, Jumat (6/11/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Jaya – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya membahas rencana pembangunan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang untuk memperketat pengawasan kendaraan angkutan barang yang melintasi wilayah tersebut.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mengendalikan kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL), yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pembahasan rencana tersebut berlangsung dalam audiensi antara Bupati Aceh Jaya, Safwandi, dengan jajaran Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh di Ruang Rapat Pendopo Bupati Aceh Jaya, Jumat (6/11/2026).

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Gampong Gue

Kepada awak media NOA.co.id, Sabtu (7/11/2026), Safwandi mengatakan, keberadaan UPPKB diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang agar beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, kendaraan dengan muatan berlebih tidak hanya mengancam keselamatan lalu lintas, tetapi juga berdampak terhadap ketahanan infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah.

“Kami menyambut baik pembahasan rencana pembangunan UPPKB di Kabupaten Aceh Jaya. Fasilitas ini sangat penting untuk memperkuat pengawasan kendaraan angkutan barang, terutama kendaraan yang membawa muatan melebihi ketentuan,” ujar Safwandi.

Baca Juga :  Raih Opini WTP, Pemprov Bengkulu Komitmen Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 10,95 Miliar

Ia menambahkan, jalan merupakan fasilitas publik yang harus dijaga karena menjadi penunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat antardaerah.

Safwandi berharap pembahasan rencana pembangunan fasilitas penimbangan kendaraan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan BPTD Kelas II Aceh.

“Kami berharap BPTD Kelas II Aceh dapat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membahas tahapan selanjutnya. Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya siap mendukung upaya yang bertujuan meningkatkan keselamatan lalu lintas, menertibkan angkutan barang, dan melindungi infrastruktur jalan,” katanya.

Baca Juga :  Menhan : kepercayaan rakyat terhadap TNI merupakan hal yang sangat penting

Dalam audiensi tersebut, Safwandi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perhubungan dan Pertanahan, Camat Krueng Sabee, Sekretaris Dinas Perhubungan dan Pertanahan, serta jajaran terkait.

Pembahasan ini diharapkan berlanjut pada tahapan teknis sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku sebelum rencana pembangunan UPPKB di Aceh Jaya direalisasikan.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi

Share :

Baca Juga

Daerah

Susul Bupati, Wakil Bupati Pidie Jaya Juga Ikuti Retret di Magelang

Internasional

TNI AL Beberkan Alasan Kapal Militer India Berada di Perairan Utara Sabang

Internasional

Kemlu RI Evakuasi rombongan pertama WNI dari Nepal

Aceh Barat

Aceh Barat Raih Opini WTP ke-11 Kali Berturut-turut, Bupati Tarmizi: Bukti Kerja Keras dan Integritas

Daerah

Kemendagri Ingatkan Kepala Daerah Tidak Tinggalkan Wilayah Saat Situasi Darurat

Daerah

Audiensi Bawaslu dengan Kemenkumham Terkait Pembentukan Panwaslih Kabupaten/Kota Aceh, ini Kata Kakanwil Meurah Budiman

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar Sosialisasi Tindak Lanjut Rekomendasi Pengelolaan Keuangan Gampong

Aceh Barat

Safari Jum’at, Pj Bupati Mahdi Tampung Aspirasi Masyarakat dan Pantau Rumah Ibadah di Aceh Barat