Home / Daerah / Nasional / Peristiwa

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:05 WIB

173 Warga Meninggal, Pemerintah Aceh Perbarui Data Korban Banjir dan Longsor Hingga 2 Desember 2025

mm Redaksi

Ketua Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, M. Nasir, menyampaikan pembaruan data korban banjir dan longsor yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh, Senin (1/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Ketua Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, M. Nasir, menyampaikan pembaruan data korban banjir dan longsor yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh, Senin (1/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi kembali memperbarui data korban banjir dan longsor yang melanda Aceh. Hingga Selasa (2/12/2025) pukul 00.52 WIB, tercatat 173 warga meninggal dunia akibat bencana yang terjadi sejak Jumat (28/11/2025).

“Hingga malam ini, data resmi yang kita terima pukul 19.56 WIB menyebutkan sebanyak 173 korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Aceh,” ujar Ketua Tim Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, M. Nasir, SIP, Senin (1/12/2025) malam.

Baca Juga :  Seorang Jamaah Haji Aceh Meninggal Dunia di Makkah

M. Nasir menjelaskan, bencana hidrometeorologi kali ini berdampak pada 18 kabupaten/kota, mencakup 226 kecamatan dan 3.310 gampong (desa) di seluruh Aceh.

“Sementara korban luka berat hingga saat ini tercatat sebanyak 403 orang, luka ringan 1.435 orang, dan 204 orang lainnya dilaporkan hilang serta masih dalam proses pencarian,” tambahnya.

Baca Juga :  Brigadir Dewi Muftian Raih Juara Tiga Kejuaraan Menembak Kapolda Cup

Selain korban jiwa, kerusakan fasilitas umum juga cukup signifikan. Hingga kini tercatat:

  • 138 unit perkantoran terdampak

  • 51 unit tempat ibadah

  • 201 unit sekolah

  • 4 unit pondok pesantren

  • 152 titik jalan terputus

Dari sisi kerusakan material, dampaknya meliputi:

  • 77.049 unit rumah warga

  • 182 ekor hewan ternak

  • 139,4 hektare sawah

  • 12.012 hektare kebun

Baca Juga :  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Putuskan Pembagian Deviden 25%

Nasir juga menekankan bahwa semua pihak harus memberikan perhatian penuh kepada wilayah-wilayah yang masih terisolir. Menurutnya, ada tiga fokus utama yang harus diselesaikan selama masa tanggap darurat 14 hari:

  1. Evakuasi warga terisolir

  2. Pemenuhan kebutuhan logistik

  3. Pemulihan konektivitas

“Kita semua berharap seluruh persoalan ini bisa selesai sehingga selanjutnya dapat berfokus pada tahapan rehabilitasi,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Kanwil Kemenkum Aceh Optimis Raih Predikat WBK

Daerah

Sekda Aceh Jemput Menko Imigrasi dan Hukum Yusril Ihza Mahendra, Laporkan Kondisi Terkini Bencana Hidrometeorologi

Daerah

PWI Lhokseumawe dan Kapolres Jalin Silaturahmi, Bahas Sinergi dan Profesionalisme Jurnalistik

Daerah

Pakar Hukum: Pentingnya Publikasi RUU KUHAP dan RUU Kejaksaan

Daerah

Peringati Hari Buruh, Perkuat Solidaritas dan Dorong Peran Buruh dalam Pembangunan

Daerah

Tiba di Aceh, Presiden Prabowo Peluk Gubernur Muzakir Manaf dan lanjut perjalanan ke Bireuen

Daerah

Kopi Tubruk Mok Kopi kini hadir di Jembatan Pante Pirak

Daerah

Kemendagri Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan