Home / Banda Aceh / Pemko Banda Aceh

Senin, 27 April 2026 - 08:22 WIB

Banda Aceh Tuan Rumah HKB 2026, Kesiapsiagaan Bencana Diperkuat dengan EWS

mm Redaksi

Peresmian sistem Early Warning System (EWS) di Banda Aceh sebagai bagian dari penguatan mitigasi bencana nasional, Minggu (26/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Peresmian sistem Early Warning System (EWS) di Banda Aceh sebagai bagian dari penguatan mitigasi bencana nasional, Minggu (26/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Kota Banda Aceh menjadi tuan rumah peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang dipusatkan secara nasional, Minggu (26/4/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan kesiapsiagaan bencana bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam sistem dan tindakan nyata.

Peringatan ditandai dengan pembunyian sirine dan pemukulan rapai oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di Pendopo Wali Kota. Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh 34 provinsi, 214 kabupaten/kota, 574 kecamatan, dan 1.090 kelurahan di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Faisal Ridha Salurkan Peralatan Sekolah untuk Anak Yatim di Jaya Baru
Pemukulan rapai serentak oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto didampingi Sekretaris Utama BNPB bersama Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal yang turut didampingi Sekretaris Daerah, disertai pembunyian sirine, menandai peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 di Banda Aceh, Minggu (26/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Mengusung tema “Siap Untuk Selamat, Banda Aceh tidak hanya menjadi lokasi seremoni, tetapi juga etalase kesiapan daerah dalam menghadapi ancaman bencana.

Dalam kesempatan tersebut, lima titik Early Warning System (EWS) resmi dioperasikan sebagai sistem deteksi dini terhadap potensi bencana seperti banjir dan tsunami.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyebut penunjukan Banda Aceh sebagai tuan rumah menjadi kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar.

Baca Juga :  Baitul Mal Banda Aceh dan UNICEF Latih Aparatur Gampong Perkuat Pengawasan Perwalian Anak Yatim

“Ini menjadi momentum bagi Banda Aceh untuk terus memperkuat kesiapsiagaan dan menjadi kota yang tangguh terhadap bencana,” ujarnya.

Ia menegaskan, kesiapsiagaan harus menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat, mulai dari memahami risiko hingga kesiapan evakuasi.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menekankan pentingnya optimalisasi sistem peringatan dini yang telah dibangun.

“Kita tidak bisa menghindari bencana, tetapi bisa memitigasi. Kunci keselamatan ada pada kesiapan sebelum bencana terjadi,” tegasnya.

Baca Juga :  Dinsos Banda Aceh Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Ceurih dan Alue Naga

Selain peresmian EWS, BNPB juga menyerahkan sejumlah bantuan pendukung, seperti peralatan EWS banjir, satu unit mobil rescue Isuzu D-Max, tiga unit motor trail, serta satu unit perahu katamaran.

Peringatan HKB 2026 di Banda Aceh menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana harus dibangun secara konkret melalui teknologi, dukungan sarana, dan kesadaran masyarakat agar risiko dapat diminimalkan dan keselamatan dapat dimaksimalkan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Illiza Paparkan Transformasi Digital Pemko Banda Aceh: Command Center hingga Layanan Berbasis AI

Advetorial

Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Gampong, DPMG Perkuat Kapasitas Lewat Berbagai Pelatihan

Advetorial

891 Kasus HIV/AIDS Tercatat di Banda Aceh, Stigma dan Pasien Putus Obat Masih Jadi Hambatan

Advetorial

Lonjakan Permintaan Meugang Picu Kenaikan Harga Tomat di Pasar Al Mahira

Advetorial

Dinas Sosial Kota Banda Aceh Persilahkan Warga Lakukan Sanggah Terkait Desil yang Keliru

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Persiapan Raker Komwil I Apeksi 2026

Banda Aceh

Forkopimda Kota Banda Aceh Terbitkan Seruan Bersama Sambut Ramadhan 1447 H, Warga Diminta Jaga Ketertiban

Pemko Banda Aceh

Hadiri Rakor Rehab-Rekon Aceh, Wali Kota Illiza Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana